This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 07 Desember 2018

Agama Terbaik di Indonesia, di Dunia dan Akhirat


Seorang guru adalah murid yang telah sepuh dalam memahami pengetahuan yang telah dikuasai oleh gurunya.

Seorang orang tua adalah anak yang telah sepuh dalam mewarisi kehidupan yang telah di lalui oleh orang tuanya.

Hendaklah para penerus menghargai kebudayaan luhur yang telah di ajarkan oleh para pendahulunya dan hendaklah para pewaris mengapresiasi apa yang telah pernah berhasil di masa lalu negaranya.

Indonesia adalah penerus tongkat estafet Nusantara. Seperti halnya Islam adalah penerus tongkat estafet Budhism. Sekarang masyarakat Indonesia mayoritas beragama Islam, sedangkan dahulu masyarakat Nusantara mayoritas beragama Budha.

Sesungguhnya Budhisme adalah ajaran yang paling sukses di Nusantara. Karena Nusantara merupakan salah satu Negeri Budhisme yang paling cepat merealisiasi kesunyataan atau kebenaran ajaran Budha terutama tentang Anica atau ketidakkekalan. Di antara negeri-negeri Budhis lainnya, yakni India, Cina, Tibet, Buthan, Nepal, Sri Lanka, Jepang, Korea Selatan, Myanmar, Thailand, Singapura dll. Maka Nusantara adalah satu-satunya negeri Budhis yang pernah mengalami fenomena paling unik. Yakni mengalami perkembangan awal dengan trek yang cukup mulus, kemudian mengalami pergolakan ke arah kejayaan dengan begitu cepatnya, kemudian eksistensi Budhisme Nusantara mulai mengendur, dan akhirnya sampai Nihil.
Setelah kerajaan Majapahit ibu kota Nusantara menjadi kerajaan kuat yang berdaulat dan berjaya, konon agama Budha juga ikut berkembang dengan sangat pesat di seluruh kekuasaan Nusantara, karena Roh Luhur Nusantara adalah Spirit of Budhism. Kerajaan Majapahit dan ajaran Budha, seperti beriringan selangkah sejalan hingga sama-sama mencapai masa-masa keemasan. Akhirnya tercapailah klimaksnya, puncak kejayaan tertinggi yang bisa di capai oleh Budhisme Nusantara. Hingga pada akhirnya masa keemasan kerajaan Budhisme memasuki periode yang namanya pasca klimaks, di mana terjadi penurunan eksistensi sampai ke titik nol di mana dalam sejarah Nusantara, ada saat kita tidak bisa lagi menemukan jejak-jejak keberadaan ajaran Budhisme di Nusantara ini. Di mana bahkan Borobudur pun pernah hilang selama ratusan tahun sebelum di temukan oleh sejarawan Belanda, Sanggha/ perkumpulan murid-murid Budha yang sebelumnya jaya juga hilang dari bumi pertiwi sebelum seorang biksu Thailand datang ke Borobudur di masa sesaat setelah kemerdekaan, yang sebelumnya tidak ada lagi satu biksu pun yang terlihat di bumi Nusantara yang nota bene adalah kerajaan Budha terbesar di masa lalu. Bahkan sampai sekarang pun, jumlah biksu di Indonesia tidak pernah mencapai jumlah seratus orang. Para biksu Indonesia justru kebanyakan orang Indonesia yang tidak beragama Budha dan mengenal/ belajar Budhisme pun di luar Negeri. Miris, padahal Komunitas Sanggha Nusantara pada masa lampau, di perkirakan lebih besar dari pada komunitas Sanggha yang ada di Cina dan yang ada di India.
Padahal kita tahu Cina itu luas dan India juga luas sekaligus merupakan tempat kelahiran Budha. Tapi luasnya kerajaan Budha Nusantara dan Komunitas Sanggha di masa lalu, lebih besar dari yang terbesar. Memang miris negeri Eks Budhis, kini menjadi negara pengekspor ajaran Budhis dari luar negeri. Mantan negara Budha terbesar di dunia, justru kini menjadi negara yang menganak bawangkan agama Budha. Mungkin ini yang di namakan kera makan pala, Karmapala; tidak semua orang,  termasuk yang satu bangsa bahkan yang satu keluarga pun tidak memiliki kemampuan karma yang sama untuk bisa bertemu, mempelajari dan meyakini Dharma ajaran luhur Sang Budha.

Candi Borobudur adalah saksi bisu dari kebesaran/ eksistensi ajaran Budha di masa lalu Indonesia/ Nusantara, karena Borobudur adalah Candi Budha terbesar di dunia.

Masihkah Anda menganggap ajaran Budha, sebagai agama kaleng kaleng ?

Seribu Satu Manfaat Dari Meditasi

Sedikit Tips Untuk Mengakali Penderitaan Neraka

Manfaat lain dari Meditasi, selain untuk relaksasi, meringankan beban mental, melatih konsentrasi, pencapaian jana, memperoleh kegaiban/ kesaktian, ternyata juga sangat bermanfaat untuk membantu meringankan penderitaan di Neraka. Karena dengan meditasi kita bisa menghilangkan rasa sakit, dengan cara terus menerus memfokuskan kesadaran kita ke rasa sakit tersebut. Uniknya ketika terus menerus mengamati rasa sakit tersebut, kesadaran batin secara otomatis justru akan melemah. Yang artinya rasa sakit tersebut juga akan melemah, hingga tidak terasa lagi. Terkadang juga ada fenomena yang aneh, di mana rasa sakit justru perlahan berubah menjadi rasa nikmat.

Bedanya Asura dan Peta ( Jin dan Hantu )

Dalam piramida alam kehidupan, ada empat alam yang tingkatannya lebih rendah dari alam manusia yakni berturut-turut adalah alam Asura yang diantaranya adalah alam jin dan alam Siluman. Lalu yang ke dua adalah alam Peta/ Hantu, sesungguhnya ada ribuan jenis hantu yang berada di lingkup dimensi alam hantu ini. Ke tiga, adalah alam binatang. Kita tahu ada jutaan spesies binatang yang ada di dunia ini. Yang terakhir adalah alam Neraka, menurut orang-orang Suci yang pernah melihat Neraka, ada 131 lapisan alam Neraka yang memiliki kadar dan jenis penderitaannya sendiri-sendiri. Neraka berada di ruang rahasia dimensi lain dalam perut bumi.

Bedanya Peta dan Asura atau bedanya Hantu dan Jin/Siluman. Hantu jauh lebih lemah dari jin, karena hantu pada dasarnya merupakan degradasi atau mahluk yang jatuh dari alam manusia sedangkan jin pada dasarnya adalah degradasi atau jatuhan dari alam dewa, kalaupun ada manusia yang jadi Asura bisa di pastikan dia dulunya adalah manusia yang sakti. Jadi, oleh sebab itu banyak hantu yang menjadi kacungnya Jin. Asura menjadi preman di alam gaib, sedangkan hantu terpaksa menuruti kemauannya Asura. Hantu di suruh mengganggu manusia oleh jin, hantu harus mau tapi sebenarnya hantu terhimpit di tengah-tengah dua jenis mahluk yang lebih kuat darinya. Kalau nggak nurut akan di siksa oleh jin, kalau dia nurutin kemauannya jin ia akan di masukin ke botol atau di keppret oleh manusia. Sebenarnya hantu nggak jahat, yang jahat adalah jin. Hantu sifatnya ling lung, bingung, penasaran, kelaparan, kehausan, tampak gerah, lemah, galau, jelek, penakut, kurang semangat kayak anjing cacingan, kayak ayam bodoh, galau dan gila. Tapi jin sifatnya marah, benci, rakus, jahil, jahat, usil, pengganggu, keras kepala, sombong, suka nyamar menjadi mahluk lain misalnya pura-pura menjadi hantu/binatang/manusia/dewa/bahkan pura-pura menjadi Tuhan hanya untuk sekedar bersenang-senang atau tujuan lainnya yang intinya adalah untuk mempermainkan mahluk lain. Asura memiliki sifat yang patentengan, merasa paling jago, suka mengadu domba/ adu jangkrik, suka berkelahi, senang perang, suka melakukan politik pecah belah dalam suatu kelompok, mereka pembohong, penipu, licik dan mereka akan melawan siapa saja, bukan cuma melawan manusia termasuk juga melawan para dewa yang jauh lebih kuat kuasanya. Mereka senang menantang, apalagi kalau di tantang. Tapi kalau mereka kalah, Asura akan pura-pura minta ampun, menawarkan diri sebagai budak/ pembantu, padahal di dalam hati dan fikiran mereka terus mencari cara supaya bisa balas dendam. Dasar Asura penyesat, dasar Asura bangsat. Tapi begitulah Asura, selayaknya kita kasian kepada Peta.

Konon Asura dan Peta, hanya bisa hengkang dari alam bawah kalau di arus kesadaran batin mereka muncul perasaan cinta kasih, belas kasih, rasa damai dan simpati/ empati terhadap mahluk lain. Tapi itu sangatlah sulit bagi makhluk-mahluk alam bawah. Tapi jika, mereka telah mampu mengoleksi keempat perasaan mulia ini maka mereka akan segera mati di alam menderita tersebut. Walaupun alam tujuan kelahiran mereka kembali juga belum tentu dan belum bisa di pastikan akan terlahir kembali di alam. Yang jelas mahluk dari alam rendah tidak akan pernah atau akan sangat sulit supaya bisa terlahir di Surga, karena tidak ada Mahluk selain manusia yang bisa menaklukkan Surga. Karena cuma kodrat manusialah yang memiliki komposisi batin yang lengkap dan sempurna, untuk bisa terlahir di mana saja. Jadi mereka tidak bisa masuk Surga tanpa melalui tubuh manusia, artinya mereka yang ada di alam bawah harus berjuang supaya terlahir jadi manusia dulu baru boleh punya cita-cita terlahir di Surga. Semua mahluk istilahnya harus transit dulu menjadi manusia baru bisa pergi ke alam mana saja, ke kondisi kelahiran yang gimana saja, termasuk mencapai Nirwana / Nibana, menjadi Mahluk suci, menjadi Bodhisata, menjadi makhluk Brahma, bahkan menjadi Budha.

Seks ( Mulia atau Hina )

Kenikmatan Seksual ternyata Eksis di dua Alam tinggi dan di dua alam rendah. Masihkah Anda Bangga Memuja Kenikmatan Syahwat, karena apa yang anda puja tersebut juga bisa di nikmati oleh binatang dan jin yang nyatanya adalah mahluk hina. Kenikmatan seks bisa di rasakan di empat alam indrawi ini :

-. Alam Surga Rendahan/ Surga Dewa Dewi-Bidadara/ Bidadari
-. Alam Manusia
-. Alam Jin/ Siluman
-. Alam Binatang

Ternyata kenikmatan seksual yang bisa kita rasakan juga bisa di rasakan oleh para Dewa, ya wajar kan mereka di Surga. Tapi ini jin dan Binatang juga ikut-ikutan bisa merasakan nikmatnya sex, kamu sebagai manusia terima nggak. Kesimpulannya, jadi untuk bisa menikmati kenikmatan sex syaratnya cukup gampang. Asalkan kamu tidak terlahir di alam Neraka atau di alam Hantu, kamu pasti masih bisa merasakan sex.

Termasuk Mahluk di alam Brahma juga tidak lagi bisa merasakan sex, karena mereka tidak lagi terikat dengan semua jenis kenikmatan indra. Akan tetapi semua jenis kebahagiaan dan kenikmatan batin bisa mereka rasakan setiap saat tanpa henti.

Makhluk di dimensi alam hantu, yang justru memiliki semua jenis nafsu yang lengkap. Termasuk nafsu libido yang sangat kuat akibat kemelekatannya terhadap kenikmatan yang pernah ia rasakan di kehidupan masa lampau nya,  semasa menjadi manusia. Akan tetapi nafsu yang ia miliki justru menjadi sumber penderitaannya. Sesungguhnya hantu-hantu sangat lapar secara batin tetapi seolah tidak bisa makan walaupun mereka punya mulut secara fisik di tubuh mereka yang halus. Mereka haus secara batin, bukan berarti air bisa melenyapkan dahaga mereka. Mereka istilahnya sange berat di dalam arus batinnya, tapi tidak bisa di lampiaskan secara indra. Itu sebabnya mengapa mereka gelisah dan gentayangen. Di arus kesadaran mereka segalanya adalah kesadaran kehendak yang selalu mantan kembali karena tidak bisa pernah kesampaian atau terlampiaskan, ibaratnya bertepuk sebelah tangan. Misalnya ada hantu yang rindu suami/ istri /anak /orang tua tapi ia takkan pernah bisa berjumpa lagi, jadi ada perasaan yang seolah menyesakkan di dada. Pengen Berbicara tapi tidak ada yang bisa mendengarnya. Di hati ada keinginan, ingin begini, ingin begitu, ingin ini, ingin itu, tapi tidak ada yang bisa mengerti/ nggak ada yang memahami. Jadi, hantu selalu di siksa oleh hasrat keinginannya sendiri. Empat puluh hari anda jadi hantu, itu setara dengan empat puluh tahun anda menderita di alam manusia. Bayangkan kalau ada hantu yang berumur ratusan tahun, berarti dia ibarat hidup ribuan tahun di alam manusia yang penuh dengan penderitaan, itulah sedikit kehidupan versi hantu. Di alam hantu hanya ada kesepian, kontras dengan cuaca senja yang redup / tanpa cahaya, tiada tanda pergantian hari. Tidak ada jam, seolah waktu seakan berhenti, yang ada hanyalah ratap, rasa pupus dari semua harapan, hidup hampa tanpa tujuan, putus asa disertai rasa sesal yang menyesakkan dada, itu sebabnya kuntilanak mirip kayak orang gila karena memang dia Stress berat, ketawa ngakak sebentar terus menangis nguwik-nguwik selang beberapa detik kemudian. Rasa galau, berubah menjadi lapar, rasa lapar berganti sedih, sedih berganti haus, haus berganti khawatir, khawatir berganti sakau, sakau berganti hampa kosong melayang-layang, kosong berganti sange tanpa ada yang bisa di puasin, dst. Jangan fikir jadi hantu enak karena bisa melayang nembus tembok, menakutkan kayak di film-film, karena kalau mereka jumpa jin sebenarnya mereka dalam keadaan danger, karena mereka akan di perbudak, jumpa manusia mereka di masukin ke botol / itu ibaratnya si hantu di jeblosin ke penjara di pulau Alcatras versinya hantu. Bayangin berkeliaran bebas aja mereka suntuk/ sumpek, ini ada hantu masuk penjara. Pengen bunuh diri mana bisa, megang tali aja nggak bisa, beli baygon mana ada uang, namanya juga hantu kere, lompat dari gedung mana bisa karena jalannya saja melayang. Yang mereka para hantu butuhkan sebenarnya adalah kepuasan batin, perhatian dari mantan keluarga yang masih ada di alam manusia. Jadi, sebenarnya memberikan perhatian kepada kerabat kita yang menjadi hantu itu sangat bermanfaat sekali bagi beliau dan lagian itu mudah kok untuk di lakukan. Makam mereka bisa di kasih bunga, rokok, makanan, minuman, bakar uang-uangan, bakar wewangian menyan/ hidup lidi, ini semua di lakukan secara simbolis saja dengan sedikit niatan batin berupa doa dsb. Bisa juga kuburannya di bikin emas/ keramik, mayatnya di perlakukan selayaknya mumi, karena beberapa hantu itu terkadang melekat dengan mayatnya/ ini kalau fisiknya dulu rupawan, gagah, kekar, montok dll. Tapi kalau fisiknya dulu jelek, kerempeng, kurapan mungkin nggak palah melekat dengan tubuhnya yang toh juga sudah akan memburuk jadi tanah. Tapi pemberian serta hajat apa pun yang kita berikan kepada hantu leluhur atau kerabat kita, itu syarat pertamanya harus kita niatkan dengan hati yang ikhlas dan tulus karena hantu sangat peka dengan gelombang hati dan fikiran kita. Jadi, kalau hati dan fikiran kita negatif beliau nantinya justru malah tambah galau. Jadi, kalau anda mau bikin hantu itu baper gampang banget, cukup ngomel dalam hati, maki-maki dalam hati, kentut sembarangan dengan niat yang tidak sopan, pipis di kuburannya, bermesraan di tempat kuburannya yang angket, entar anda pasti bakalan kemajuan atau di ganggu karena hantu-hantu di sekitar tempat tersebut, roh halus yang ada di sekitar anda akan merasa jengkel melihat ada manusia yang tidak manusiawi seperti anda, hehehe.

Ingat, yang di butuhkan oleh hantu sebenarnya adalah pemberian/ kasih kita via batin ke batin. Mereka juga sebenarnya nggak butuh makan kok karena mereka nggak punya usus kok. Mereka nggak akan bisa mengkonsumsi makanan, rokok, teh, kopi, perhiasan, bunga, nasi yang kita berikan. Jadi, kalau ada orang yang mengatakan ada hantu yang membuat makanan mereka basi karena ada hantu yang memakannya secara sembarangan, bukan berarti hantunya kenyang. Melainkan hantunya usil atau iseng, karena kalau pun mereka bisa mencuri makanan tersebut tanpa pamit ya mereka nggak akan pernah bisa kenyang atau puas.

Bedanya Peta dan Asura atau bedanya Hantu dan Jin/Siluman. Hantu jauh lebih lemah dari jin, karena hantu pada dasarnya merupakan degradasi atau mahluk yang jatuh dari alam manusia sedangkan jin pada dasarnya adalah degradasi atau jatuhan dari alam dewa, kalaupun ada manusia yang jadi Asura bisa di pastikan dia dulunya adalah manusia yang sakti. Jadi, oleh sebab itu banyak hantu yang menjadi kacungnya Jin. Asura menjadi preman di alam gaib, sedangkan hantu terpaksa menuruti kemauannya Asura. Hantu di suruh mengganggu manusia oleh jin, hantu harus mau tapi sebenarnya hantu terhimpit di tengah-tengah dua jenis mahluk yang lebih kuat darinya. Kalau nggak nurut akan di siksa oleh jin, kalau dia nurutin kemauannya jin ia akan di masukin ke botol atau di keppret oleh manusia. Sebenarnya hantu nggak jahat, yang jahat adalah jin. Hantu sifatnya ling lung, bingung, penasaran, kelaparan, kehausan, tampak gerah, lemah, galau, jelek, penakut, kurang semangat kayak anjing cacingan, kayak ayam bodoh, galau dan gila. Tapi jin sifatnya marah, benci, rakus, jahil, jahat, usil, pengganggu, keras kepala, sombong, suka nyamar menjadi mahluk lain misalnya pura-pura jadi hantu/binatang/manusia/dewa/Tuhan untuk sekedar beesenang-senang tujuannya mempermainkan mahluk lain, merasa paling jago, patentengan, suka berkelahi, senang perang, suka pecah belah/ adu domba, pembohong, penipu, licik, melawan siapa saja bukan cuma manusia termasuk juga para dewa di tantang. Tapi kalau kalah ia akan pura-pura minta ampun, menawarkan diri sebagai pembantu, padahal di dalam hati cari cara ingin balas dendam. Begitulah Asura, kasian Peta. Hantu dan Asura, hanya bisa hengkang dari alam bawah kalau di arus kesadaran batin mereka muncul cinta kasih, belas kasih, rasa damai dan simpati. Jika, mereka telah mampu mengoleksi keempat perasaan mulia ini maka mereka akan segera mati di alam menderita tersebut. Walaupun alam tujuan kelahirannya kembali belum tentu di mana. Yang jelas mahluk dari alam rendah tidak akan pernah bisa lahir di surga atau melampaui Surga, karena tidak ada Mahluk yang kodratnya di bawah kodrat manusia yang memiliki komposisi batin yang lengkap seperti batin manusia. Jadi mereka tidak bisa masuk Surga tanpa melalui tubuh manusia, artinya mereka harus terlahir jadi manusia dulu baru boleh punya cita-cita ke Surga. Transit dulu jadi manusia baru bisa pergi ke alam mana aja, termasuk mencapai Nirwana / Nibana, menjadi Mahluk suci, menjadi Bodhisata, menjadi makhluk Brahma, tujuan manusia yang paling hina adalah Surga Ngewe. Karena di Surga yang ada esek-eseknya itu, usia Mahluknya cuma jutaan tahun dan alam kejatuhannya kalau mereka mati cenderung lahir ke alam Neraka, Asura, Binatang, kembali jadi Dewa jarang dan paling sedikit jadi manusia. Tapi di Surga Brahma usianya bisa sampai miliaran tahun, alam kejatuhannya kalau mereka mati adalah kembali terlahir menjadi Brahma lagi, menjadi Dewa turun setingkat dan paling rendah menjadi manusia. Manusia biasa tidak akan pernah bisa membuktikan adanya kematian Dewa dan Brahma, melihat Dewa aja nggak bisa. Nunggu umur Dewa habis, itu artinya satu manusia sudah ribuan kali telah mengalami lahir mati, sedangkan Dewa baru siap menggilir satu bidadari di Surga.

Kamis, 06 Desember 2018

Quote Tentang Waktu

Berharap akan adanya hari tua yang penuh dengan keindahan, tanpa adanya landasan kebijaksanaan yang kokoh. Sama halnya dengan mengharapkan akan ada buah pare yang manis.....

Quote Tentang Cinta

Cinta adalah seni terindah yang pernah di lukiskan di dalam kehidupan insan-insan yang bermain di dalam drama penderitaan.

Quote Tentang Penderitaan

Penderitaan justru bersembunyi di dalam hasrat, hasrat ketika kita berusaha mengejar dan menggenggam kebahagiaan.

Senin, 03 Desember 2018

Tahu Malu dan Sikap Hormat

Martabat tertinggi seorang manusia, bukanlah ketika ia telah berhasil mencapai semua puncak kejayaan hidup yang bisa ia raih di dalam kehidupan ini. Tetapi martabat tertinggi seorang manusia adalah ketika ia mengerti apa itu malu dan paham arti kata hormat. 
#Genghis_Khan

Perang bukan dimenangkan oleh kekuatan pedang, tapi perang di menangkan oleh kekuatan fikiran. Tapi fikiran yang mendatangkan kemenangan pun hanya akan mendatangkan penderitaan. Kemenangan sejati adalah ketika seseorang mampu mengerti apa yang sebenarnya diinginkan oleh hatinya.
#Asoka

Asoka dan Genghis Khan, sama-sama terkenal sebagai raja yang lalim dan sangat kejam di jamannya. Itu merupakan cerita lama sebelum mereka mengenal Buhisme. Tapi begitu mereka mengerti jalan kebenaran, hati mereka yang begitu keras akhirnya menjadi lembut dan penuh cinta kasih. Setelah Asoka mengerti Dharma Ia berubah dari sosok raksasa yang ganas dan buas berubah menjadi perangkul mereka yang lemah dan tertindas. Konon raja Asoka meninggalkan tahta kerjaannya di usia yang cukup muda di bandingkan para pendahulu-pendahulunya yang sudah sangat tua ketika mengasingkan diri untuk mendalami ajaran Spiritual/ sesuai tradisi India kuno bahwa untuk bisa memperoleh kelahiran yang lebih baik maka semua orang dari segala golongan/ kasta harus berbuat baik menjelang mereka mati. Demikian juga halnya dengan raja Asoka, semua kekayaan yang menjadi haknya di antara kekayaan kerajaan India, beliau gunakan untuk beramal dan untuk menyokong Sanggha/ membiayai penyebaran Dharma ke seluruh penjuru dunia termasuk ia sendiri pun ikut menjadi Biksu.

Demikian juga halnya dengan Genghis Khan, sebagai orang yang sebelumnya tidak mengenal Dharma. Beliau termasuk orang yang sangat berpengaruh terhadap kelestarian Dharma, karena tidak tanggung-tanggung beliau dengan rela menghibahkan kerajaan Tibet yang begitu kaya akan daging dan susu. Tibet di lepas begitu saja sebagai pusat pengembangan Dharma, di bawah pimpinan Yang Mulia Dalai Lama Pertama yang secara natural merupakan seorang Spitulitas bukan politikus. Dan memang Genghis Khan sendiri pun mendirikan Negara baru di wilayah timur tengah yakni negara Bhutan yang juga menjadi satu-satunya Negara Budhis terkaya yang ada di luar Asia. Bhutan kini menjadi salah satu negara paling damai dan paling indah di dunia. Namun konon Buthan dulunya adalah salah satu kota Islam termansyur yang bernama Gujarat. Tapi oleh karena kalah perang di Tibet, Genghis Khan pun di jadikan budak oleh musuhnya dan di jual sebagai budak murahan yang di beli oleh orang Gujarat. Selama beberapa tahun menjadi budak di Gujarat, Ia pun di bantu melarikan diri oleh seorang Arahat/ Orang Suci Budhis yang sakti. Kemudian Genghis Khan bersumpah akan membumi hanguskan kota Gujarat, kecuali orang Budha yang ada di kota tersebut. Genghis Khan yang kini mengenal Dharma, bukanlah Genghis Khan yang dulu pernah kalah. Setelah lolos dari perbudakan di kota Gujarat, beliau kembali mendulang kekuatan mengumpulkan mantan-mantan tentaranya serta membebaskan budak-budak lainnya untuk menjadi tentaranya. Pasukan Genghis Khan kian hari kian kuat dan tidak pernah terkalahkan di banyak pertempuran. Ia berjuang mulai dari merekrut anggota baru dari desa ke desa, kota-kota kecil, kota besar hingga akhirnya kekuatannya mampu Aberhasil menaklukkan Tibet dan Gujarat. Walau belakangan hari negara Cina mengklaim Tibet sebagai bagian dari wilayahnya, tapi Dalai Lama ke Empat Belas tidak mau berkonfrotasi secara kekerasan dalam hal ini. Beliau memilih mengasingkan diri ke India, sebagai seorang biksu biasa daripada memimpin Negerinya yang terlibat konflik. Tahu malu dan rasa hormat terhadap semua makhluk adalah tradisi yang sangat umum di sebagian besar negara Budhis, termasuk Bhutan, Tibet, Korea, Jepang, Cina, Hong Kong, Taiwan, Thailand, Myanmar, Kamboja, Laos, Singapura dan eks Nusantara.

Kisah Surga Tawatingsa ( Surga Para Sahabat/ Surga Terendah )

Kisah Surga Tawatingsa (  Surga Para Sahabat/ Surga Terendah )

Konon Surga ini didirikan oleh tiga puluh tiga orang dewa, yang sewaktu beliau-beliau ini hidup di dunia menjadi manusia mereka semua adalah sahabat sehati sevisi. Motto dan visi misi dari persahabatan mereka adalah bagaimana caranya agar mereka bisa membantu kesusahan orang lain. Mereka selalu berdiskusi tentang ide-ide yang sangat mulia, di mana buah dari ide mereka tentunya akan memberikan solusi yang memudahkan semua permasalahan yang ada di tengah-tengah masyarakat banyak. Mulai dari membangun tempat berteduh/ peristirahatan untuk umum, tempat mandi untuk umum, toilet umum dll. Di musim dingin mereka membuat perapian di sepanjang jalanan supaya para pejalan kaki, merasa hangat dan tidak kedinginan di tengah-tengah jalanan bersalju. Di musim panas mereka membuat naungan-naungan sejuk, semacam tempat untuk berteduh bagi pejalan kaki yang kepanasan dan gerah. Di musim hujan mereka memperbaiki jalanan yang rusak oleh karena sistem drainase/ aliran air yang tidak teratur/ banjir dan longsor. Supaya jalanan yang tadinya licin/ becek kembali nyaman untuk dilewati pejalan. Di musim semi mereka menanam bunga-bunga berwarna warni yang indah di sepanjang jalanan sehingga para pejalan kaki yang lewat merasa gembira.

Oleh karena kemuliaan hati mereka, ketika musim semi tiba mereka pun di berkahi oleh pelbagai macam bentuk pemberian/ oleh-oleh dari para pejalan kaki yang pernah merasa terbantu.  Karena mereka terkenal sangat suka menolong orang-orang yang kesusahan, membantu memperbaiki orang yang pedatinya rusak, membantu memberikan minum kepada sapi-sapi, kerbau,  kuda, keledai atau unta para pejalan kaki tanpa  yang di bantu harus merasa sungkan karena mereka tidak mengharapkan imbalan. Tapi kalau di beri imbalan ya mereka akan terima juga mengucapkan perasaan berterima kasih dan kalau tidak di beri imbalan mereka juga tidak mengumpat apalagi sampai menuntut. Karena mereka memang tidak mengharapkan apa-apa, dari apa yang tidak bisa di bawa ke akhirat.

Singkat cerita, telah ada ribuan orang pejalan kaki yang telah tertolong oleh karena sifat mulia mereka. Ribuan orang yang merasa sangat tertolong tersebut akhirnya satu persatu secara tidak langsung akhirnya menjadi pewarta kemuliaan ketiga puluh tiga sahabat. Pada akhirnya perbuatan terpuji tersebut pun terdengar sampai ke telinga raja-raja. Maka oleh sebab itu mereka yang tadinya hidup pas-pasan kini telah memiliki banyak persediaan makanan, buah-buahan, daging, sayuran, rempah-rempah, gula, garam dan barang-barang mahal sampai melimpah ruah karena khusus di persembahkan oleh para raja dan para saudagar kaya bagi mereka. Namun suatu malam para perampok serakah yang mendengar kabar keberkahan ini, kemudian merampas dan membunuh ketiga puluh tiga sahabat. Oleh karena kemuliaan mereka semasa hidup, raja pun membuat prasasti sebagai perngingat kebajikan para sahabat dan arwah ketiga puluh tiga sahabat pun akhirnya sering di sembahyangi oleh orang-orang yang pernah mereka bantu dan memohon kepada Dewata supaya arwah ketiga puluh tiga sahabat sekiranya mendapatkan tempat yang khusus di Surga. Sehingga Dewa Brahma pun akhirnya menyuruh ketiga puluh tiga sahabat bergotong royong di Surga untuk membangun sebuah Surga baru di bagian tersendiri dari bagian Surga, yang kreasinya sesuai dengan keinginan ketiga puluh tiga Sahabat. Orang-orang yang suka membantu orang yang kesusahan semasa hidupnya, bila memanjatkan doa aspirasi supaya ia kelak terlahir di Surga maka ia akan dengan mudah di terima di Surga Tawatingsa.

Kelahiran Kembali Sebagai Reuni dari Kehidupan Masa Lalu Part 2

OK, lanjut....
Tapi lain halnya setelah pangeran Sidharta tercerahkan, bahkan tujuh bidadari kayangan/ puteri dewa Mara yang kecantikannya seribu kali lebih cantik dari wanita tercantik di dunia tidak mampu menggoyahkan batin beliau. Karena batinnya memang sudah murni, hingga para Dewa paling suci di Surga pun tidak bisa melampaui kesucian beliau. Jangan bandingkan kesucian beliau dengan orang suci jaman now. Sekarang orang suci yang paling terkenal di dunia, ada di Amerika. Orang suci, tapi  berlangganan pelacur yang tiap bulannya gonta ganti dan sekali boking tidak cukup satu atau dua pelacir, minimal tiga. Apakah semakin banyak melakukan hubungan kenikmatan dengan orang yang berbeda, akan membuat semakin spiritual seseorang. Bisa jadi sih, karena konon ada orang suci yang memiliki puluhan istri dan banyak pengikutnya yang juga menjadi orang suci yang luar biasa. Luar biasa dalam tanda kutip.......
Saya tidak sedang membahas Agama/ Tentang Kekacauan, tapi membahas Dharma/ Tentang Kebenaran. Yang saya bahas adalah tentang Agama dan Dharma, yang kosa-katanya sama-sama berasal dari bahasa Sanskrit/ Pali kok. Bukan Agama dalam definisi dan penafsiran kaleng-kaleng. Maunya sih jangan lagi ada kata agama di KTP, tapi kata Agama di ganti menjadi " Tidak Kacau Balau ( di tulis dalam bahasa Arab ) " : bla-bla-bla ( Isi dengan Keyakinan anda ).

Seandainya anda sudah bisa mengingat kehidupan lampau anda di kehidupan sebelumnya. Maka saya yakin semua kesenangan dan kebahagiaan yang anda pernah alami di kehidupan masa lampau itu justru menjadi dilema dan kesedihan yang menyesakkan dada bila diingat dari perspektif kehidupan yang sekarang/ saat ini soalnya susah berlalu. Jadi, untuk apa bahagia kalau kebahagiaan kita juga akan berlalu dan menjadi kenangan yang menyesakkan dada bila diingat-ingat nantinya di kehidupan yang akan datang. Gara-gara itu jugalah kebanyakan dari kita akhirnya terlahir kembali ke dunia ini, untuk reuni asing oleh karena tidak saling mengenal antara satu dengan yang lain.  Kita sama-sama tidak bisa mengingat satu dengan yang lain. Padahal bisa jadi di kehidupan lampau kita adalah sepasang suami istri, sahabat karib, adik kakak, guru murid, bahkan ada yang bisa saja hubungan anak dan orang tua.

Banyak banget orang yang dalam kehidupan ini jarang bersyukur, tidak pernah berterima kasih, tidak pernah merasa cukup, tidak pernah puas.
Terus pas jumpa yang nggak bahagianya di dalam kehidupan ini malah nyalahin Tuhanlah, nyalahin orang tua, nyalahin orang lain, nyalahin lingkungan, nyalahin motivator dll. Itu sebabnya saya nggak mau lagi nyalahin orang-orang yang tidak sejiwa dengan saya, menganggap saya munaf, menganggap saya aneh, menganggap saya sombong, menganggap saya sok tahu, menganggap saya naif, menganggap saya tidak punya tujuan hidup, menganggap saya sinis dan tidak punya tujuan hidup. Sebenarnya saya juga tidak butuh supaya orang mengerti saya, saya juga tidak butuh orang lain punya pandangan seperti pandangan saya dan saya juga tidak butuh mereka mendukung apa yang saya ketahui benar. Saya cuma prihatin, mau sampai kapan mereka menyalahkan mahluk lain dimana mahluk yang di salahkan juga memiliki pandangan salah. Sebenarnya permasalahan hidup ini sangat simpel, hanya masalah ingatan saja. Kalau anda bisa mengingat semua kenangan anda yang ada di banyak kehidupan masa lalu anda, maka minimal anda tidak perlu lagi bertanya kenapa saya kok terlahir begini, sedangkan orang lain kok begitu. Orang lain kok ibunya cantik, ayahnya bijak dan kaya. Sedangkan saya ibu saya kok jelek, bodoh, ayah saya kok kejam dan pemalas. Ini adalah pertanyaan yang menyita banyak waktu dan energi, apalagi kalau anda tidak memiliki pandangan hidup yang benar, anti dengan hukum karma dan berfikiran sempit karena meyakini ajaran yang instan / malas mempelajari apa yang tidak anda pahami. Anda bisa saja ketika frustrasi, ambil jalan pintas dengan cara bunuh diri hanya gara-gara kebijaksanaan yang kurang sedikit saja.

Kelahiran Kembali Sebagai Reuni dari Kehidupan Masa Lalu

Kelahiran Kembali Sebagai Reuni dari Kehidupan Sebelumnya

Menahan syahwat
Sama halnya dengan menahan lapar
Menahan dahaga
Menahan pipis
Menahan rasa ingin buang hajat
Menahan marah
Dll

Sangat awam sekali, benar-benar normal
ketika kita kebablasan dalam menahan nafsu syahwat atau birahi. Hal itu seperti orang diare yang ke belet ke toilet tetapi antri, sehingga sangat wajar kalau orang bisa mencret di celana. Apa boleh buat namanya juga hidup, dalam hidup ini kan tidak ada yang sempurna.
#pembenaran_mode_ngeles_level_biawak_yang_terintimidasi

Bahkan orang suci seperti Budha saja, ketika beliau masih menjadi Bodhisata Pangeran Sidharta yakni sebelum beliau mencapai tingkat pencerahan/ kesucian, ketika beliau masih dicengkram oleh kebenaran nafsu ini semua. Beliau juga punya istri dan anak, artinya beliau juga pernah ML. Hi hi hi, kan itu wajar. Memang beliau punya istri kok dan itu istri resmi beliau yang ketika dinikahi oleh beliau di rayakan pesta tujuh hari tujuh malam. Kehidupan beliau miriplah seperti anda para perumah tangga, setiap malam-malam tertentu ada acara rapat berdua dengan pasangan. Justru, kalau anda sudah menikah tapi tidak pernah ML anda menurut saya bukan seperti orang kebanyakan. Mungkin anda dan pasangan butuh kursus bisa saya ajarin free, kalau memang butuh. Kalau nggak butuh berarti anda telah berada di dalam jalan perumah tangga yang lurus, mana tahu suatu saat anda butuh pembimbing saya bisa ajarin walaupun sebenarnya saya sendiri belum nikah bukan berarti saya tidak bisa.

Bersambung ke..... 
Kelahiran Kembali Sebagai Reuni Kehidupan Sebelumnya Part 2

Sekilas Tentang Hukum Karma

Penderitaan bukanlah ujian, bukan pula kutukan. Juga bukan pula takdir atau nasib yang telah di gariskan oleh sesosok biawak raksasa yang menguasai dunia ini, yang tidak bisa lagi di ubah-ubah. Nasib manusia ada di tangannya sendiri, bukan di tangan mahluk lain. Tapi manusia itu naif dan menyabotase ketidaktahuan/ kebodohannya sendiri. Nasib tidaklah kaku, melainkan fleksibel. Takdir bukanlah suatu kepastian yang mutlak. Melainkan itu semua hanyalah gejolak hukum karma, yang bisa di antisipasi maupun di penetralisasi, di hambat maupun di percepat, di rawat maupun di babat. Menyalahkan atau menyembah mahluk yang ada di luar diri sendiri, hanya akan memperpanjang hukum sebab akibat ini. Hutang karma kita adalah karena diri kita sendiri, bukan karena orang lain atau mahluk lain. Berhentilah menyalahkan ke luar diri, karena hutang karma kita sendiri yang harus membayar ya harus diri kita sendiri. Begitu juga dengan upah dari karma baik kita, yang menikmati juga kan diri kita sendiri, masa kita cuma mau menerima upah karma yang baik saja, hutang dari karma buruk juga harus kita tanggung jawabi dong.

Kita sebenarnya di beri kebebasan oleh kehidupan untuk untuk berbuat baik atau buruk, jadi kalau mau buat hutang karma yang baru silahkan asalkan mau tanggung resiko. Kalau mau menerima upah karma yang baru, ya silakan juga tanam banyak-banyak karma baik yang baru. Tapi kelak untuk menyelesaikan perkara karma, masalahnya tidak segampang membuatnya. Karena memori ingatan kita sangat terbatas, sedangkan hidup bukan cuma sekali ini saja atau dua kali setelah yang kali ini. Melainkan kehidupan kita sudah tidak terhitung kali..... Jadi, masalah karma ini sudah seperti benang yang sudah serabutan tak karu-karuan. Cuman hanya karena kita tidak bisa mengingat banyak kehidupan kita yang telah kita lalui di masa-masa sebelumnya, ya tai kambing bulat-bulat, apa boleh buat nggak bisa di bikin obat..... Alhasil kita selalu terjerat oleh banyak pandangan salah, sehingga kita menyalahkan Tuhan, menyalahkan kehidupan, menyalahkan orang tua, menyalahkan orang lain dll. Padahal kita sendirilah biang kerok dari chaos kehidupan kita ini. Ingin terlahir bahagia, ingin terlahir di Surga. Tapi, tidak paham kalau ada bahagia harus ada menderita sebagai pembanding, tidak paham kalau ada Surga harus ada Neraka sebagai penyeimbang. Karena kalau cuma ada bahagia tanpa derita itu akan timpang, tidak proporsional seperti manusia yang cuma punya kaki satu, cuma punya tangan satu, itu kan cacat dan tidak indah. Atau seperti di dunia ini cuma ada laki-laki dengan penis, tapi tidak ada wanita dengan vagina atau sebaliknya. Jadi, jangan negatif dulu ya ini cuma sebagai analogi perbandingannya saja begitu. Bayangin di dunia ini cuma ada maskulinitas tanpa feminimitas atau sebaliknya, maka kehidupan tidak akan berkembang. Jadi, kalau tidak ingin menerima imbas dari hukum dualitas. Ya juga jangan meremas-remas hukum dualitas. Dampak dari Hukum karma tidak mungkin lagi di akhiri, satu-satunya jalan adalah dengan cara menghancurkan hukum karma tersebut.

Minggu, 02 Desember 2018

Kong Hu Chu bukan Cabang dari Agama Budha

Mengenal lebih dekat sosok Kong Che atau di barat lebih di kenal dengan nama The Great of Confucius yang di anggap sebagai nabi oleh orang yang beragama Kong Hu Chu. Sesungguhnya beliau bukanlah praktisi atau penganut suatu ajaran Spiritual tertentu, namun lebih ke arah mengkritisi moralitas masyarakat yang secara umum semakin tergerus dan memprihatinkan di masa itu. Dengan tekat yang mulia, beliau pun kemudian memutuskan untuk mengemban satu misi guna memperbaiki moralitas di masyarakat luas dan moralitas di lingkungan keluarga kerajaan di masa itu. Jadi, sebenarnya beliau bukanlah nabi tapi lebih tepatnya sih bisa di bilang sebagai seorang cendekia atau orang terpelajar yang masih mempunyai hati nurani di saat banyak orang yang berada di lingkungannya telah buta mata batinnya. Memang di beberapa karya tulis beliau juga ada banyak kutipan-kutipan yang berbau religius, yang umumnya beliau pungut dari kata-kata Budha dan ajaran Lao Tse. Tapi sebenarnya hal ini di lakukan beliau hanya sekedar untuk referensi sebagai sarana yang mendukung gagasan beliau, bukan berarti beliau ingin menciptakan suatu agama baru supaya beliau di sembah dan di sembahyangi bukan. Logikanya adalah seperti seorang seniman yang butuh alat bantu untuk memoles karya mereka dan di mana-mana pada umumnya juga banyak penulis yang terkadang kesulitan untuk mengekspresikan perasaan mereka tanpa perumpamaan-perumpamaan dari pihak lain. Jadi, sangat wajar kalau seorang Confucius juga membutuhkan bahan untuk mendukung karya-karyanya. Dan kebetulan topik agama dan topik moral adalah dua hal yang sangat cocok karena esensinya begitu berdekatan. Confucius benar-benar melihat peluang ini dan menggunakannya, karena memang tidak ada salahnya juga. Tapi Confucius tetap layak di pandang sebagai seorang Filsuf besar. Karena beliau juga terkenal dengan filosofi-filosofinya yang luar biasa untuk ukuran orang-orang zaman old, bahkan di jaman modern sekarang ini pun sangat banyak kolong merat, enterprenir sukses, motivator sekelas Andri Wongso, Aktor sekelas Jim Carry yang mengadopsi kata-kata bijak beliau dan mengaplikasikannya sebagai navigasi dalam hidup mereka.

Di  zamannya beliau terkenal dengan julukan, Kong Hu Chu ( Kong adalah marga dan Hu Chu artinya orang besar atau mulia. Berarti Kong Hu Chu artinya Manusia mulia bermarga Kong ). Karena beliau begitu bijaksana dan peduli terhadap semua orang secara tidak pandang bulu. Baik yang ada di lingkungan masyarakat bawah seperti petani miskin, buruh maupun yang ada di lingkungan kerajaan. Beliau berkarya lewat tinta, yang di abadikan di atas daun lontar dengan menggunakan tulisan cina kuno.

Kong Hu Chu tidak cuma terkenal bijaksana tapi juga semua orang di anggap saudara oleh beliau. Oleh sebab itu, raja mengangkat beliau menjadi penasihat pribadinya. Beliau merupakan penasehat raja yang paling terlama dari dinasti Zhou.....

Hidup adalah Perjuangan

Kebahagiaan bukan tujuan akhir dari perjalanan kehidupan ini, melainkan kebahagiaan hanyalah terminal peristirahatan, tempat berteduh sementara, untuk menghirup angin segar dan mengisi tenaga untuk melanjutkan perjalanan kembali menuju kedamaian.

Note : Selama kita  masih bisa merasakan kebahagiaan, niscaya kita juga masih bisa merasakan penderitaan.
#seperti_hukum_dualitas_Yin_Yang_milik_Lao_Tse

Jangan berharap supaya dunia mengerti kamu, tapi berharaplah supaya kamu cepat mengerti apa yang dunia inginkan darimu.

Cepat atau lambat memang kehidupan ini pasti akan berakhir, tapi berakhir di sini adalah dalam artian bersambung kembali bukan tamat. Akankah setiap episode kehidupan anda menjadi lebih baik ???  Ya saya tidak bisa menjawab. Semua kembali kepada individu kita masing-masing,,,, Setiap detik adalah kesempatan untuk belajar, manfaatkanlah...... Karena di alam-alam rendah tidak ada pembelajaran, yang ada hanyalah kesadaran bervibrasi rendah seperti penderitaan, gelisah, amarah, takut, was-was, tidak nyaman dll. Di Neraka, di alam kerajaan binatang, di alam kerajaan hantu tidak ada kenangan manis semuanya horor dan ternyata rata-rata mahluk lebih sering terlahir di sana daripada di alam-alam atas. Ironisnya ketika anda terlahir setingkat saja di bawah alam manusia, maka anda tidak mungkin akan terlahir di Surga manapun, entah itu Surga para Dewa atau Surga para Brahma. Anda harus berjuang keras untuk terlahir kembali sebagai manusia, sedangkan untuk terlahir menjadi manusia itu bukan perkara yang mudah. Para Dewa di kayangan saja, yang cahanya mulai redup alias mau mati pun sangat kesulitan untuk mentarget atau mencari tenggeren di rahim manusia. Karena yang bersaing untuk lahir ke dunia ini bukan cuma ribuan, tapi miliaran. Sedangkan rahim manusia cuma bisa menyelamatkan satu peserta lomba saja. Memang kita semua sebenarnya adalah pemenang tapi kelak kita masih harus berjuang kembali. Sama seperti halnya Muhammad Zohri, dulu di Olimpiade lari Amerika ia pernah menang tapi kemudian, di malah kalah di Asian Games yang bertuan rumah di Indonesia. Tapi ya itulah pertandingan bisa menang dan bisa kalah. Kalau kalah bisa di coba lagi, coba lagi, coba lagi, hingga ribuan kali bagaimana kalau tetap nggak menang juga, mungkin setelah sejuta kali baru akan menang. Tapi setelah menang ya masih berjuang seperti ini.

Seksualitas dan Kesucian Spiritualitas

Seksualitas dan Kesucian Spiritualitas

Sering kali kesucian dikaitkan-kaitkan dengan virginitas/ kemurnian kelamin. Padahal sesungguhnya ada lho..., Perawan/ Perjaka yang tidak Suci. Contohnya babi yang masih perawan :D hahaha, ya nggak juga binatanglah. Ini manusia beneran, tapi mereka adalah perawan/ perjaka yang tidak suci.

Sebenarnya semua makhluk yang masih di lahirkan ke alam kehidupan ini tidaklah suci, termasuk orang-orang yang baik adalah orang tidak suci. Kalau anda masih memiliki kebencian ataupun kemampuan untuk membuat orang lain benci kepada anda,  anda bukan orang suci walaupun anda masih Virgin. Anda sih nggak benci kepada orang lain, tapi orang lain benci kepada anda berarti anda sama dengan tidak suci. Itu poin pertama. Poin kedua adalah coba cek, apakah anda masih memiliki sifat keserakahan atau tidak. Keserakahan erat kaitannya dengan nafsu, ego dan pelekatan ( versi terbaru dari kata kemelekatan yang sudah tidak valid lagi ). Kalau anda masih tertarik dengan makanan enak, pengen punya partner bercinta yang solid, pengen kebahagiaan yang kekal abadi untuk selamanya, ingin membangun keluarga yang harmonis dan memiliki anak-anak yang sukses-membanggakan anda. Ini juga indikasi bahwa anda bukan orang suci. Karena orang suci tahu, itu nggak mungkin terjadi dan sekiranya itu beneran terjadi pun anda juga tetap tidak bisa anda pertahankan karena anda akan menua dan mati. Bahkan semua makhluk yang hidup di Surga sekalipun, belum tentu suci.

Keterhubungan Antara Teori Yin Yang dan Jalan Tengah

Ternyata Penderitaan terlahir dari Kebahagiaan, Neraka tercipta karena Surga. Celakanya semua orang mengejar Kebahagiaan dan Surga. Tidak sekedar berdasarkan filosofi Yin Yang, tetapi realitanya memang begitu. Ilustrasinya seperti Bandul, yang bergerak ekstrim ke kiri akan berbalik bergerak membalas ekstrim ke kanan. Ibaratnya Surga itu adalah ekstrim kanan maka Neraka itu adalah ekstrim kirinya. Demikian pula kebahagiaan adalah ekstrim kanan, sedangkan penderitaan adalah kebalikannya. Keseimbangan hanya ada di tengah atau yang lebih di kenal dengan jalan tengah. Di tengah ada keseimbangan, ketenangan, istirahat, berhenti dari gejolak itulah kedamaian. Sedangkan kebahagiaan identik dengan kesenangan, kenikmatan, pesta pora, maksiat, miras, Narkoba dll. Jadi, kalau anda ingin Kebahagiaan dan anda ingin tahu Surga itu bagaimana sangat gampang, tidak perlu repot-repot mendalami ajaran agama tertentu. Pergi saja ke diskotik/ dugem, cafe remang-remang, rumah bordir/ t4 prostitusi , minum inex, hisap sabu, suntik putaw, konsumsi heroin, kokain, ikut dangdutan/ dangdut koplo dan gaya hidup Hedonisme lainnya. Kebahagiaan/ Surga ya sebatas itu, mau kebahagiaan lebih nggak ada lagi sudah mentok sampai di situ, bedanya cuma dosis atau takarannya saja. Bedanya secantik-cantiknya biduan dangdut, secantik-cantiknya PSK/pelakor, seribu kali lebih cantik bidadari itu saja. Kalau di bumi ini ML, nikmatnya cuma lima atau lima puluh menit. Di Surga sana ML bisa sampai lima jam atau lima hari. Tapi hukum kenikmatan, sama dengan hukum ketidak pernah terpasang, jadi akhirnya sia-sia juga. Bayangin anda selama jutaan tahun hidupnya bahagia/nikmat terus, terus pada akhirnya harus mengalami penderitaan selama jutaan tahun lagi di kemudian hari. Ya sia-sia....

Pilihannya cuma ada dua;
Pilih mana : menderita dulu kemudian bahagia atau bahagia dulu baru menderita. Anda pasti mengatakan bahagia dulu, lalu kemudian bahagia lagi. Pokoknya bahagia itu kekal dan abadi. Dasar serakah, egois dan keras kepala. Giliran bahagia pengen kekal abadi, pas menderita pengen cepet-cepet mati. Inilah pilihan yang paling jenius, pilihan yang paling tepat, akurat dan pintar. Yaitu pilihan yang ada di tengah-tengah di antara dua pilihan ini tadi. Pilihannya wajib berpasangan, tapi juga tidak mutlak harus milih salah satu.

Keterhubungan Antara Perzinahan Pernikahan dan Cinta Abadi Part 2

Keterhubungan Antara Perzinahan Pernikahan dan Cinta Abadi Part 2

... Sambungan dari artikel Keterhubungan Antara Perzinahan Pernikahan dan Cinta Abadi Part 1

Musim Semi

Ingin hidup selamanya denganmu, with Soulmate.....
#when_falling_love......
#surga_adalah_ketika_kamu_jatuh_hati

Musim Gugur

Ambil saja nyawaku Tuhan, aku sudah tidak tahan hidup terus begini dengannya.....
#when_broken_heart
#ketika_kamu_jatuh_hati_secara_logika_kamu_pasti_akan_patah_hati_itulah_Neraka

Sesungguhnya tidak ada yang namanya cinta sejati/ SOULMATE. Karena kalau anda bersumpah untuk saling mencintai untuk selamanya dengan pasangan anda yang saat ini. Di kelahiran esok belum tentu anda dan soulmate anda berjumpa di alam yang sama, katakanlah anda masih tetap terlahir jadi manusia tapi soulmate anda malah terlahir jadi binatang. Atau soulmate anda terlahir di Surga sedangkan anda terlahir di Neraka, jadi nggak ketemu. Dan kalau pun misalnya sama-sama terlahir jadi manusia, belum tentu soulmate anda seganteng/ secantik dirinya yang saat ini. Juga belum tentu ketemu di umur yang proporsional, jadi di kelahiran esok bisa saja soulmate anda sudah nenek-nenek sedangkan anda masih remaja. Inilah sebabnya mengapa ada pemuda remaja yang mau mencintai nenek-nenek yang sudah tua peot, ini akibat efek dari sumpah setia dari kehidupan lampau. Jadi, energi dari sumpah itu bisa sebegitu sangat kuatnya sehingga mampu melewati banyak kelahiran dan mampu melawan hukum alam. Saran saya sih kalau anda mencintai seseorang, cinta ya cinta tapi nggak usah begitu melekat. Dia berkhianat atau dia mati, ya woles aja. Toh cinta cuma sekedar bunga-bunga hidup atau sebagai pereda nafsu syahwat belaka. Ya yang penting anda sudah melakukan upaya untuk mencintai dengan kesadaran, dengan kasih sayang, dengan belas kasih itu sudah cukup. Cinta nggak mesti mengukir namanya dengan pisau lipat di tangan kita, atau pembuktian-pembuktian spektakuller lainnya. Cinta ala-ala anak alay zaman now, yang sok romantis padahal najis. Pada akhirnya anda juga tidak mungkin membawa pasangan anda ke Nirvana, malahan dia justru akan menjadi perintang. Betapa banyak diantara kita yang terlahir kembali ke dunia ini, cuma hanya untuk balas budi, untuk mengobati rasa sakit orang-orang yang pernah kita gores hatinya karena kita tinggalkan tanpa permisi, entah itu orang yang pernah dekat dengan kita, entah itu mantan orang tua kita, mantan kekasih atau suami/istri, mantan ayah, mantan saudara, mantan kakek nenek dan mantan keluarga yang lainnya. Artinya kita terlahir ke dunia ini punya banyak misi, yang harus di lakukan. Karena kalau kita tidak melakukannya atau tidak tahu bagaimana cara melakukannya maka kita akan terus terjebak dalam pusaran lahir mati ini.

Keterhubungan Antara Perzinahan Pernikahan dan Cinta Abadi Part 1

Keterhubungan Antara Perzinahan Pernikahan dan Cinta Abadi Part 1

Oleh : YH. Panyandikho

Secara umum, hukum adat dan sosial masyarakat kita mengetahui bahwa berzinah adalah tidak bermoral, dosa dan jelas merupakan karma buruk. Namun benarkah demikian, apakah berzinah benar-benar karma buruk. Padahal kan berzinah itu nikmat, nikmat itu membuat bahagia. Bahagia sama dengan Surga, Surga itu kan tujuan banyak orang. Sampai di sini logikanya kan benar demikian ya. Tapi dalam perzinahan tentunya di sini harus minimal ada dua orang pelaku atau sepasang, misalnya yang satu laki dan satunya lagi wanita. Masa sih berzinah bisa dilakukan oleh satu orang saja, itu namanya coley kelez.... Definisi dari berzinah adalah hubungan seks yang di lakukan oleh dua orang manusia yang tidak memiliki ikatan resmi. Terserah mau mereka saling cinta atau tidak, mau itu karena di iming-imingi janji sesuatu atau tidak yang jelas kalau mereka melakukan hubungan kelamin sebelum menikah itu namanya berzinah.
Sebenarnya Sex adalah sesuatu yang Netral atau biasa-biasa saja, bukan sesuatu yang hina atau mulia. Karena itu adalah fitrah atau kodrat dasar manusia, supaya bisa memiliki keturunan dan memiliki aspirasi untuk mempertahankan eksistensi kehidupan generasinya. Tapi kenapa Sex di pandang menjadi begitu hina, tabu untuk di bahas dan merasa canggung atau malu untuk meminta pencerahan tentang Sex dari orang-orang yang dianggap mumpuni dalam hal ini. Padahal gara-gara hal ini banyak remaja yang kehilangan masa depannya, hamil di luar nikah/ bunting di bawah umur, aborsi, depresi, merasa hina, hingga bunuh diri dll. Sebenarnya Sex erat kaitannya dengan karma, tapi di sini bukanlah melulu 100% karma buruk, yang menjadi karma buruk adalah rasa bersalah/ penyesalan karena Sex itu sendiri, rasa malu itu sendiri, aborsi adalah karma yang sangat berat karena merupakan pembunuhan, belum lagi rasa sakit hati karena calon pasangan belum tentu setia/ suatu saat timbul benci/ cemburu inilah karma buruk, belum lagi karena cemburu si cewek memotong kelamin lakinya/ jangan bilang tidak ada yang demikian, belum lagi karena kelamin si cowok di potong oleh si wanitanya si cowok kemudian marah dan membunuh si ceweknya tersebut/ karma buruk yang sangat berat terjadi lagi. Jadi, sampai di sini saja sudah banyak rentetan karma buruk yang bisa terjadi. Inilah rentetan karma karma buruk yang bisa saja terjadi akibat perzinahan, karena belum ada ikatan bisa dengan mudahnya terjadi penyangkalan cinta, penghianatan, penipuan dan karma buruk lainnya. Sebenarnya para perumah tangga saja yang sudah jelas-jelas memiliki ikatan pun tidak kalah parah, dengan pezina lovers. Karena mereka yang menikah tentunya adalah manusia yang nafsunya juga masih kental. Dan masing-masing pasangan memiliki karakter yang berbeda, aturan yang berbeda, latar belakang yang berbeda, level keyakinan spiritual yang berbeda atau jangan-jangan agamanya juga beda, pendidikan yang berbeda, tingkat pencapaian dan pengalaman spiritual yang mungkin sama-sama dangkal. Di sini perzinahan pasca pernikahan bisa saja terjadi.

Jadi, jelas menikah belum seratus persen menanggulangi karma buruk perzinahan. Ya, belum tentu. Karena karma buruk itu bisa di lakukan oleh siapa saja, tidak mesti melulu di lakukan oleh orang yang belum menikah. Bahkan karma buruk perzinahan yang di lakukan oleh orang yang sudah menikah bisa lebih parah lagi di bandingkan mereka yang belum menikah. Misalnya karena ketidak puasan, karena kekecewaan, karena sengaja ingin menyakiti pasangan, karena dendam dll akhirnya salah satu bisa saja secara tidak sengaja terjerumus ke dalam perselingkuhan atau bisa juga memang sengaja selingkuh. Dan sebenarnya perselingkuhan ini justru sangat berbahaya bagi si pelanggar sumpah pernikahan, apalagi kalau mereka menikahnya dulu bersumpah di hadapan para Dewa. Itu sangat negeri coy,  karena Dewa yang menjadi saksi bisa ngerjain habis-habisan si pelanggar sumpah pernikahan tersebut sampai di giring ke Neraka. Makanya kalau menikah itu lebih baik mengikat janji setia di hadapan ustadz saja ya, karena ustadznya saja istrinya ada lima. Kalau ketahuan selingkuh kamu bisa ngelez punya alasan, ustadz saja istrinya lima. Masa saya pengen punya istri dua saja, nggak boleh. Saya selingkuh ini gara-gara saya takut kamu nggak ngizinin saya kawin lagi. Coba kamu ngizinin saya kawin lagi, pasti saya kan tidak jadi selingkuh. Kamu juga bisa ngancam istri, kalau dia nggak ngizinin di madu, kamu akan ceraikan dia. Ya pasti diizinkanlah, asal kamu juga nantinya rela di racun.

Bersambung ke... Keterhubungan Antara Perzinahan Pernikahan dan Cinta Abadi Part 2

Kebijaksanaan Dalam Fanatisme

Saya percaya bahwa orang Islam yang imannya sangat bagus dan begitu sangat cerdas saja seperti Dr. Zakir Naik saja. Kalau dulunya beliau terlahir, di keluarga Yahudi yang sangat fanatis dan didik oleh orang tua Yahudi yang sangat kuat dan kental doktrin Yahudinya. Maka pasti setelah beliau besar, beliau akan menjadi ahli debat Yahudi, yang sangat menjengkelkan bagi jutaan orang Islam di dunia. Atau kalau beliau terlahir di hutan dan di besarkan oleh orang hutan. Pasti setelah besar beliau akan menjadi salah satu orang barbar pembela golongan orang-orang yang meyakini faham bumi beta datar/ gepeng.

Nirvana, Bodhisata dan Surga

Orang yang ingin hidup kekal abadi untuk selamanya di saat ia sedang bahagia, ia adalah orang yang serakah. Tetapi pada saat ia sedang menderita, ia ingin segera mengakhiri hidupnya ia adalah orang yang dungu. Sesungguhnya orang yang demikian tidaklah pantas untuk terlahir menjadi manusia di kehidupannya yang saat ini dan di kelahiran esok kehidupan pasti akan memberikan rintangan yang lebih sulit lagi daripada rintangan kehidupannya yang kali ini.

Mendapatkan kesempatan untuk terlahir menjadi manusia itu sangat sulit sekali, tetapi kalau ada manusia yang kemudian setelah mati ternyata tidak terlahir di Surga itu malah sungguh sangat lucu. Karena ia tidak akan mampu mempertahankan kelahirannya untuk kembali menjadi manusia. Sedangkan Surga adalah satu-satunya harapan terakhir. Atau dia akan jatuh ke empat alam bawah, yakni Asura, Peta, Satwa dan Neraka.

Nasihat dari guru para Dewa dan Dewata/ Brahma; sekaligus sebagai Guru Semua Mahluk. Kata yang tercerahkan, versi saya. " Kalau kamu belum bisa menghentikan proses kematian dan kelahiran kembali, mencapai Nirvana/ Nibbana-Pali. Maka perjuangkanlah pengetahuan, latihlah pembelajaran dan kembangkanlah kebijaksanaan, demi kelahiran kembali sebagai manusia yang lebih baik atau menjadi Manusa Bodhisata; manusia yang berguna bagi banyak mahluk. Tetapi juga jangan lupa kembangkanlah cinta kasih, belas kasih, moralitas dan semua sifat baik yang di puji oleh orang-orang bijaksana. Ini akan berguna sebagai tameng/ perlindungan terakhir dari derasnya terjangan penderitaan yang akan selalu menerpamu di dalam Samsara. Penderitaan tidak akan pernah berhenti /berakhir di dalam Samsara ini. Surga adalah pilihan terakhir, naungan terakhir, basis terakhir. Kalau kamu gagal lahir di Surga, maka semua karma baik yang kamu miliki juga sia-sia. Karena minimal di Surga semua jenis karma buruk, baik yang berat maupun yang ringan tidak akan mampu berbuah. Sedangkan karma baik sekecil apapun pasti akan berbuah dan manis buahnya. Namun Surga bukan tujuan utama Primari Mision, bukan tujuan utama melainkan tujuan terakhir /cadangan sebagai tempat berteduh yang sejuk dan memberikan semangat hidup kembali. Dan kalau misalnya anda tidak terlahir di Surga setelah kehidupan yang kali ini, maka anda di pastikan akan jatuh ke alam-alam bawah. Mau apa lagi, semua perbuatan baik yang pernah anda lakukan akan sia-sia dan semua karma buruk anda akan mendapatkan kesempatan untuk berkembang dahsyat. Anda akan jadi binatang, atau jadi hantu, atau jadi jin dan yang paling seru masuk Neraka. Dan di sana semua jenis karma buruk anda pasti akan berbuah dengan lebatnya. Yang paling penting anda ketahui, kalau anda sampai jatuh ke bawah maka akan menjadi sangat sulit untuk naik ke atas lagi. Anda harus berjuang lagi menjadi manusia yang tentunya itu bukan gampang. Karena dari ke empat alam bawah tersebut kalau mereka mati, tidak mungkin ada yang bisa lahir ke Surga. Makanya mereka semua berebut dan bersaing ke alam manusia, seperti miliaran sel sperma yang memperebutkan satu sel telur. Tidak cukup sampai di situ, sebagai tambahan seandainya roh mereka berhasil bertengger di rahim manusia. Mereka juga tidak mungkin bisa terlahir di keluarga yang beruntung, seperti orang tua yang kaya raya, orang tua yang bijaksana dan keluarga yang baik-baik. Karena para Dewa/ Brahma yang mati di Surga juga ikut berkompetisi, jadi mereka yang berjuang dari bawah tidak akan mampu menang bersaing dengan para Dewa dan Brahma yang berjuang dari atas, sebab sebenarnya setelah para mahluk Surga padam/ mati di Surga mereka justru turun degradasi. Pastinya mantan para Dewa dan Dewata tersebut akan memilih dan mengkudeta, rahim-rahim wanita/ manusia terbaik sebagai tempat tenggerannya. Dan ini pastinya juga sesuai dengan doa-doa orang tua/ Ibu ibu beruntung yang ingin anaknya adalah anak yang baik-baik, cerdas, berparas menawan dll. Karena menguntungkan bagi kedua belah pihak, baik bagi calon ibu dan cabang bayinya. Maka mengandung bayi yang rohnya berasal dari alam Dewa, adalah berkah istimewa bagi wanita tersebut. Karena bayi tersebut akan gampang di didik, berparas menarik, berkepribadian mulia, memiliki bakti, berbudi luhur, membawa berkah keberuntungan, dll. Jadi, sebenarnya makhluk-mahluk yang berjuang dari alam bawah tadi sebenarnya tidak ada dukungan. Baik secara skill, maupun dari harapan calon inangnya.

Jadi, tips juga buat para perumah tangga yang ingin punya anak yang bijak, baik, anggun, berbudi luhur, sopan santun dll. Maka sering-seringlah meditasi, berbuat baik, menjaga sikap ketika mengandung. Jangan sering sedih, marah, mengumpat, ngeselin dll supaya roh yang bertengger di rahim kamu menjadi bayi yang bereinkarnasi dari alam Surga, bukan berasal dari alam binatang baik yang liar atau pun peliharaan yang kamu potong atau hantu.

Semoga Bermanfaat......